Pinjaman tunai masih menjadi alternatif masyarakat yang kekurangan finansial. Terutama ketika ingin membeli kebutuhan sehari-hari atau membeli produk tertentu tetapi terkendala dengan keuangan yang pas-pasan.

Tidak dimungkiri, terkadang pinjaman semacam ini didapatkan dari keluarga sendiri. Baik dari orang tua, saudara maupun kakek dan nenek yang kebetulan memiliki uang berlebih. Sekalipun bisa dilakukan tetapi teknik ini ada untung ruginya. Nah ini dia penjelasan tentang untung rugi yang dimaksud:

Keuntungan Pinjam uang Tunai Ke Keluarga Sendiri

Mendapatkan uang pinjaman dari keluarga sendiri tentu menguntungkan. Karena kamu tidak akan dibebani dengan persyaratan yang membingungkan. Nah di bawah ini list keuntungan yang lebih lengkap:

  1. Masa Pembayaran Lebih Fleksibel

Keuntungan yang pertama adalah masa pembayaran lebih fleksibel. Sehingga kapanpun uang sudah ada, maka kamu bisa melunasinya.

Selain itu, meminjam uang ke keluarga sendiri tidak dibatasi oleh deadline atau jatuh tempo. Karena konsepnya adalah penagihan dilakukan jika uang tersebut dibutuhkan atau kamu dianggap sudah memiliki uang untuk membayar.

  1. Pinjaman Tidak Berbunga

Keuntungan pinjam uang tunai ke keluarga sendiri yang ke dua adalah pinjaman tidak berbunga. Tentu sangat ironi jika ada keluarga meminjamkan uang dengan sistem semacam ini kepada keluarganya sendiri.

Karena pinjaman tidak berbunga, maka nominal uang yang dikembalikan tetap. Sekalipun masa peminjamannya cukup lama hingga berbulan-bulan baru dikembalikan.

  1. Pinjaman Tanpa Jaminan

Meminjam uang tunai kepada keluarga sendiri tentu lebih mudah dibandingkan kepada orang lain. Bahkan tidak disertai dengan jaminan atau agunan harta apapun.

Kamu juga tidak perlu menyetorkan berkas-berkas seperti KTP, KK dan dokumen lainnya. Karena semua itu tidak diperlukan, toh si peminjam dan yang meminjamkannya masih satu keluarga.

Kerugian Meminjam Uang Ke Keluarga Sendiri

Selain ada keuntungannya, meminjam uang tunai ke keluarga sendiri juga ada kerugiannya. Salah satunya adalah memicu konflik keluarga, jika uang tidak segera dikembalikan. Ini dia kerugian ajukan pinjaman tunai cepat ke keluarga yang lebih lengkap:

  1. Penagihan Bisa Dilakukan Setiap Saat

Mendapatkan pinjaman uang dari keluarga memang tidak diikat dengan jatuh tempo. Akan tetapi, si peminjam bisa melakukan penagihan kapanpun yang ia mau. Bahkan setiap hari juga bisa dilakukan.

Tentu ini membuat tidak nyaman kepada si peminjam. Bahkan ada kasus tidak membayar hutang hanya karena penagihan yang dilakukan setiap hari. Jika ini yang terjadi, tentu konflik keluarga akan muncul.

  1. Nominal Uang Pinjaman Tidak Besar

Kerugian yang kedua adalah nominal uang pinjaman yang didapatkan tidak besar. Alasannya sederhana selain keterbatasan finansial si peminjam, bisa juga karena tidak ada jaminan pembayaran karena peminjamnya masih keluarga sendiri.

Tentu teknik pinjaman tunai semacam ini tidak bisa diterapkan jika kebutuhan uang sangat besar. Apalagi jika kamu meminjam untuk modal bisnis masker, tentu nominal yang didapatkan tidak akan sesuai dengan harapan.

  1. Ada Beban Mental Sebelum Uang Dilunasi

Jika kadung meminjam uang pada keluarga sendiri dalam waktu lama dan belum bisa melunasinya, tentu ada beban mental terutama saat berjumpa dengan si peminjam. Mungkin si peminjam tidak menagihnya karena keluarga. Tetapi tetap ada tekanan psikologis dan ada kesan tidak nyaman di sana.

Dijamin jika kasus ini yang terjadi, hubungan antar keluarga pasti renggang. Paling tidak dari gestur tubuh sudah terlihat konflik sekalipun tidak pecah menjadi pertengkaran.

Itulah untung rugi mengajukan pinjaman tunai pada keluarga sendiri. Tentu masih lebih baik mengajukan pinjaman via Kredivo saja. Sudah transaksinya mudah, kamu juga bisa meminjam dengan nominal besar. Maka dari itu, tunggu apalagi segera download aplikasinya saat ini juga.