Kenali Antasida Pereda Gejala Asam Lambung – SehatQ

  • 2 min read
  • Jul 05, 2021
Antasida

Sebagian orang penderita maag pastinya sudah merasa tidak asing dengan sebuah obat bernama antasida. Obat ini cukup sering dikonsumsi oleh orang yang memiliki masalah pada lambungnya.

Antasida adalah obat yang berguna untuk meredakan gejala sakit maag atau penyakit asam lambung. Obat ini tersedia dalam bentuk tablet yang bisa dikunyah ataupun antasida sirup. Antasida sendiri memang tidak selalu dijual dengan nama yang sama, tetapi dengan merk dagang yang umumnya berbeda-beda. Antasida dapat Anda temukan di apotek terdekat atau warung yang menjual obat antasida.

Pada dasarnya, organ pencernaan pada manusia mempunyai mekanisme perlindungan sendiri terhadap cairan atau makanan yang mengandung sifat asam. Akan tetapi, produksi asam oleh lambung bisa melebihi kadang normal hingga dapat menyebabkan kerusakan pada organ pencernaan.

Tingkat keasaman yang tinggi inilah dapat merusak organ pencernaan, padahal pada batas normal, seharusnya asam dapat membantu proses pencernaan protein. Salah satu upaya untuk mencegah peningkatan asam pada lambung adalah dengan mengonsumsi obat antasida.

Antasida umumnya bekerja dalam hitungan menit setelah seseorang mengonsumsinya. Perlu diingat, antasida hanya dikonsumsi guna meredakan gejala atau keluhan pada lambung, bukan untuk menyembuhkan penyakit.

Antasida sendiri dapat digunakan sebagai obat tunggal atau bisa juga dikombinasikan dengan obat lain sesuai anjuran dokter. Ada beberapa obat yang termasuk dalam golongan antasida, yaitu kalsium karbonat, magnesium karbonat, magnesium hidroksida, dan aluminium hidroksida.

Walaupun antasida tergolong sebagai obat yang bebas diperjualbelikan, penggunaan obat ini pun tidak boleh dikonsumsi sembarang. Orang dengan kondisi tertentu tidak diperkenankan untuk mengonsumsi obat ini. Berikut ini adalah beberapa hal yang penting untuk diperhatikan sebelum mengonsumsi obat antasida.

  1. Jangan konsumsi antasida jika Anda ada alergi terhadap obat ini ataupun kandungan yang ada di dalamnya.
  2. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu, sebelum memberikan obat antasida untuk anak usia di bawah 12 tahun. Anda bisa berkonsultasi secara online dengan dokter di SehatQ.
  3.  Lakukan konsultasi dengan dokter, jika Anda pernah atau sedang menderita penyakit ginjal, penyakit jantung, hipertensi, TBC, ataupun diabetes.
  4. Segera hubungi dokter jika Anda alergi atau overdosis setelah mengonsumsi antasida.

Sebelum mengonsumsi antasida, Anda perlu memperhatikan petunjuk penggunaan atau sesuai dengan anjuran dokter. Konsumsilah antasida tablet dengan cara mengunyahnya sebelum ditelan, setelah itu diikuti dengan minum air putih. Untuk antasida sirup, kocok botolnya terlebih dahulu. Minumlah dengan sendok takar sesuai dengan dosis yang tepat. Jangan sekalipun mencoba untuk menggandakan dosis.

Antasida bisa dikonsumsi sebelum atau sesudah makan. Simpan obat antasida di tempat dengan suhu kamar. Jangan pernah menyimpan obat di tempat yang langsung terkena paparan sinar matahari ataupun tempat dengan suhu lembab.  Jauhkan juga obat ini dari jangkauan anak-anak.

Ada beberapa efek samping yang mungkin ditimbulkan setelah mengonsumsi antasida, di antaranya adalah diare, perut kembung, mual, sembelit, dan perut kram.

Jika Anda mengalami keluhan seperti itu atau efek samping obat yang tak kunjung reda, segeralah kunjungi rumah sakit atau klinik terdekat untuk berkonsultasi dengan dokter. Anda juga bisa berkonsultasi dengan salah satu dokter profesional dan berpengalaman di laman SehatQ.

Tidak hanya itu, Anda juga bisa menemukan berbagai macam artikel tentang kesehatan di SehatQ. Hal ini dapat membantu Anda mengedukasi diri tentang pentingnya hidup sehat dan menerapkan gaya hidup sehat di kehidupan sehari-hari.