Bagi beberapa orang yang telah mengunjungi Kabupaten Indramayu, mereka pasti telah mencoba mangga. Jika Anda mengunjungi Indramayu, Anda belum mencicipi mangga Indramayu namun belum lengkap. Ya, itu adalah salah satu makanan legendaris Indramayu. Selain mangga, ada juga berbagai jenis kerupuk dan terasi. Kedua jenis makanan ini selalu hadir di warung-warung yang menjual cinderamata Indramayu di sepanjang jalan raya Lebbener ke Jatibarang. Dan bukan hanya makanan khas Indramayu, jika kita mencari, Indramayu juga kaya akan jenis makanan khusus yang saya yakin masih banyak orang yang belum mencobanya.

  • Mangga

Surga tanaman mangga ada di Indramayu. Selain sebagai petani padi, kebanyakan orang Indramayu juga menanam pohon mangga. Rasa mangga Indramayu dengan mangga dari daerah lain akan berbeda. Dia mengatakan itu jauh lebih manis dan lezat mangga dari Indramayu. Jika Anda pernah melewati garis pantai utara, maka di pinggir jalan orang akan tersedia yang menjual mangga. Mangga terkenal lebih baik, misalnya manalagi atau mangga harum manis, gedong dan cengkir.

  • Mangga Dodol

Selain mangga, banyak orang Indramayu juga memproduksi makanan mangga dodol sehingga tahan lebih lama selama berminggu-minggu. Mangga Dodol juga banyak dijual di toko-toko Jajanan Khas Indramayu.

  • Rumbah

Rumbah atau disebut juga nama tumbuk. Bahan-bahannya biasanya direbus seperti kangkung, kacang panjang, mentimun suri dan toge yang ditutup dengan saus kacang atau pasta cabai. Untuk menambah kenikmatan juga perlu menambahkan lontong, makanan goreng cireng dan kerupuk. Terkadang juga dicampur dengan saus kelapa dan mie. Ada banyak jenis rumah, seperti semanggi, yang tumbuh di sawah, ada juga daun turi tumbuk, kemudian kenjer rumbah. Dan hal yang fenomenal di Indramayu adalah Rumbah Darinih (nama penjual) yang terletak di desa Eretan, meskipun Anda adalah orang Jakarta yang kebetulan berjalan di jalan Pantura Eretan untuk mencicipi rarah darinih, tetapi tidak tahu lokasi, tanyakan saja pada penduduk setempat.

Apa Saja Jajanan Khas Indramayu?

  • Karedok

Berbeda dengan rumbah atau tumbuk yang bahannya sudah direbus, bahan ramuannya mentah seperti mentimun, kol, kacang panjang, kecambah, basil, terong dan remucu (pisang kecil mentah). Untuk bumbu seperti bawang merah, putih, cabai rawit, gula merah, kencur, terasi, dan daun jeruk. Seperti halnya rumbah, karedok juga lebih enak jika dimakan dengan lontong atau nasi dan kerupuk.

  • Nagasari

Kami biasanya bertemu kue Nagasari selama musim perayaan. Kue Nagasari ini berisi potongan pisang di dalamnya. Biasanya dibungkus daun pisang, yang berbentuk persegi panjang.

  1. Burbacek

Burbacek ini adalah bubur, rumbah dan cecek. Bahan dasarnya adalah bubur nasi putih, dicampur dengan rumbah, udang dan saus kacang asam dan cecek (kulit sapi). Rasanya cukup bagus juga. Jangan lupa menambahkan makanan pelengkap andalan, kerupuk.

  1. Kerupuk Kulit Ikan

Pusat pembuat kerupuk ikan atau kerupuk kulit ikan adalah di daerah Bungkul Desa Dukuh – Indramayu. Ada banyak pabrik kerupuk khas Indramayu dan penjual kerupuk Indramayu. Bahan dasar kerupuk kulit ikan ini dari kulit ikan redup atau manyung. Rasanya benar-benar enak dan enak. Biasnya adalah sebagai makanan pendamping untuk mie ayam, bakso, sup atau hanya untuk kudapan.

  1. Kerupuk Udang

Rasanya belum ke Indramayu jika tidak membawa kerupuk udang. Kerupuk sentra indusrti udang sama dengan kerupuk kulit ikan, yaitu di desa dukuh. Di desa ada banyak UKM yang memproduksi berbagai jenis kerupuk, salah satunya adalah kerupuk udang. Demikianlah ulasan jajanan khas indramayu semoga bermanfaat.